Percakapan yang terjadi minggu ini, ternyata masih membuatku sakit dan perih. Ini cerita sebuah pengakuan yang telah ku lakukan untuk kedua kalinya. Aku kembali menjadi wanita bodoh yang terdikte oleh perasaan. Aku menulis inipun untuk meluapkan kekesalanku yang sudah mlampaui batas mengkhawatirkan. Aku tak tahan…
Filed under: Catatan Hati | 1 Komentar »